Jum'at siang yang baik dimana aku tidak berfikiran bahwa dia akan menghubungiku saat siang itu sehabis aku makan siang aku terasa lelah dan ingin memjamkan mata sejenak tetapi tidak tahu kenapa aku tidak dapat memejamkan mata dan aku membuka sosial media tak lama dari situ ada yang menghubungiku via video call dan akhirnya aku mengangkatnya dan langsung dimatikan video call tersebut dan dia melanjutkan dengan chat dia memintaku untuk menemuinya aku sempat menolak tetapi karena aku kasihan dan masih menyayanginya akhirnya aku mau menemuinya setelah aku pulang dari kantor.
Pukul 5 sore aku langsung pergi tanpa basa basi yang biasanya aku bisa sampai malam dikantor ini aku langsung pergi begitu saja sampai banyak yang menyanyaiku kenapa aku pulang teburu-buru tanpa menjawab mereka aku langsung meninggalkan parkiran kantor aku melajukan motor dengan cepat tanpa aku memikirkan sekelilingku karena aku khawatir dengan dirinya. sesampainya aku di Stasiun tempat dimana kami janjian dan akhirnya aku langsung menemuinya. Rasa sedih, senang, kesal melihat dia kembali dihadapanku, tidak lama aku langsung menyuruhnya naik kemotor ku.
Aku langsung bertanya apa yang bisa aku bantu untuk dirinya dan dia menjawab "Bantu aku untuk menjadi orang yang bisa dibanggakan. Tolong carikan aku pekerjaan" dan aku hanya bisa diam. aku menyanyakan apakan dia sudah makan atau belum dan dia bilang belum sudah 3 hari dia tidak makan. Tanpa berkata apa aku langsung menuju tempat makan dikawasan Jakarta Barat.
Sambil menunggu pesanan makanan aku hanya memperhatikan dia dan akhirnya aku menemukan apa yang sangat mengganjal dimataku saat melihat dia yaitu dibagian kelopak mata, pelipis dan bagian telinga terlihat memar. aku langsung menanyakan apa yang dia alami dan dia tanpa sungkan mengatakan bahwa dia dipukuli oleh pacarnya. aku langsung terdiam dan menyuruh dia makan dahulu, dan dia bingung mau tidur dimana malam itu dan aku langsung mencarikan dia tempat kost di sekitaran Jakarta Barat. dan akhirnya malam itu dia beristirahat di tempat yang telah aku antarkan. Malam itu aku biarkan untuk dia istirahat dan sabtu pagi aku datang dan membawakan dia makanan lalu dia makan. dan akhirnya aku tinggalkan dia karena aku harus tetap pergi kekantor. Setelah pulang dari kantor aku kembali ke kostan dia untuk menemaninya. Sore itu aku mengajak dia pergi untuk menghiburnya ke salah satu tempat perbelanjaan di Jakarta Barat senyum yang sudah lama tidak aku lihat diwajahnya dan aku mengajak dia makan makanan kesukaannya. akhirnya setelah makan kami langsung pulang dan didalam perjalanan dia meminta ijin kepadaku untuk minggu malam menemui pacarnya untuk terakhir kembali dan aku mengiyakan karena tidak ada hak aku untuk melarangnya pergi. Singkat cerita minggu malam aku langsung mengantarkannya ke daerah Kota Tua dan aku membuat perjanjian jika dia tidak boleh pulang larut malam dan dia juga mengiyakan perjanjian itu. dan aku menunggu dia hingga pukul 2 pagi dia belum juga memberikabar kepada aku dan akhirnya dia memberikabar pukul 3.30 pagi.
Karena dia telah melaggar perjanjian tanpa pikir panjang aku langsung menghubungi keluarganya untuk segera menjemputnya dan akhirnya aku menyerahkan dia kepada keluarganya disempat marah kepada aku karena aku menghubungi keluarganya dan akhirnya aku mencoba memberikan pengertian dan akhirnya dia mulai mengerti.
Berjalan 2 - 3 hari aku tidak datang kerumahnya sabtu pagi aku mendapatkan kabar bahwa dia pergi kembali dari rumah sempat lemas tapi aku yakin suatu saat dia akan datang kembali untuk menyadari semua yang dia lakukan itu salah dalam setiap doaku tetap aku ku sebut nama dia karena bukan karna perasaan yang dulu tetapi karena aku benar-benar mengasihi dia.
Komentar
Posting Komentar